PENINGKATAN KEMAMPUAN BERCERITA BAHASA INGGRIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI 3D BAGI SISWA SMA SEDERAJAT SE KABUPATEN KOLAKA

By | May 1, 2017

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERCERITA BAHASA INGGRIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI 3D BAGI SISWA SMA SEDERAJAT SE KABUPATEN KOLAKA

Kadaruddin, S.Pd., M.Pd dan Drs. Tamrin, M.Pd

Berdasarkan pengamatan dan studi pendahuluan, peneliti menemukan bahwa kemampuan berbahasa Inggris rata-rata siswa SMA dan sederajat se Kabupaten Kolaka masih rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibutuhkan adanya penggunaan media pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif yang mengarah pada Pembelajaran Aktif, Kreatif dan Menyenangkan (PAKEM), sehingga suasana belajar lebih hidup, menyenangkan dan tidak membosankan. Salah satunya melalui penggunaan media film animasi 3D dengan karakter yang kontekstual. Implementasi dari penggunaan media film animasi 3 Dimensi (3D) sebagai salah satu strategi dalam pembejaran bahasa Inggris dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan bercerita (telling story) siswa SMA sederajat. Melalui strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkesinambungan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam berbahasa Inggris. Tujuan khusus yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menciptakan media pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif dengan menggunakan teknologi animasi 3D dalam upaya peningkatan kemampuan bercerita bahasa Inggris siswa SMA sederajat. Disamping itu,  hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi masukan yang sangat berharga bagi guru bahasa Inggris khususnya di Kabupaten Kolaka dan dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar yang akan menjadi salah satu referensi media pembelajaran rujukan yang dapat digunakan dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan (PAKEM). Luaran dari penelitian ini berupa strategi pembelajaran bahasa Inggris, buku bahan ajar, dan CD pembelajaran animasi 3D yang berisi tentang sejarah kerajaan Mekongga-Kolaka/proses terbentuknya Kabupaten Kolaka. Untuk mencapai target tersebut, digunakan metode pengembangan dari Plomp (1997) yang terdiri dari lima tahap, yaitu: (1) tahap pengkajian awal, (2) tahap perancangan, (3) tahap realisasi/konstruksi, (4) tahap tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) tahap implementasi. Selanjutnya untuk mengetahui hasil yang dicapai dalam penerapan animasi 3D, maka penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) / Classroom Action Reserach (CAR) yang diadaptasi dari Kemmis dan Taggart (1998). Melalui PTK ini kita dapat mengetahui penerapan dan efektifitas animasi 3D dalam meningkatkan kemampuan bercerita bahasa Inggris bagi siswa SMA sederajat.

LAPORAN HIBAH BERSAING KADARUDDIN