Laporan

IMPLEMENTASI PERAWATAN LUKA MODERN TERHADAP FASE PENYEMBUHAN LUKA PASIEN DENGAN ULKUS DIABETIK DI BLUD RUMAH SAKIT BENYAMIN GULUH KOLAKA

Abstrak
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak
dapat menghasilkan cukup insulin yang menyebabkan terjadinya hiperglikemia.
Peningkatan kadar glukosa darah beresiko menyebabkan ulkus yang sukar
disembuhkan oleh karena tejadi penurunan kemampuan kontraksi dan relaksasi
pembuluh darah akibat perfusi jaringan yang kurang baik. Ulkus diabetik dapat
dicegah dengan penatalaksanaan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan
secara menyeluruh mulai dari pengkajian masalah, menentukan diagnosa
keperawatan, membuat intervensi, implementasi serta evaluasi asuhan
keperawatan. Salah satu tindakan keperawatan yang dapat dilakukan pada pasien
ulkus diabetic adalah perawatan luka modern yang dapat merangsang pertumbuhan
dan sitokin pada jaringan sehingga penyembuhan luka terjadi dengan cepat.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan implementasi perawatan luka modern
terhadap fase penyembuhan luka pasien dengan ulkus diabetik. Penelitian ini
bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional study. Pemilihan
sampel menggunakan accidental sampling yakni pasien dengan ulkus diabetik yang
dirawat selama penelitian ini berlangsung kemudian dilanjutkan dengan homecare.
Haeil penelitian memperlihatkan Perawatan luka hari pertama pasien 1 didapatkan
skor 32 setelah diakukan perawatan selama 6 kali skor akhirnya 20 menandakan
terdapat perubahan setelah dilakukan perawatan luka. Perawatan luka hari pertama
pasien 2 didapatkan skor 42 setelah diakukan perawatan selama 3 kali skor akhirnya
39 menandakan terdapat perubahan setelah dilakukan perawatan luka. Perawatan
luka hari pertama pasien 3 didapatkan skor 44 setelah diakukan perawatan selama
2 kali skor akhirnya 42 menandakan terdapat penurunan setelah dilakukan
perawatan luka. Perawatan luka hari pertama pasien 4 didapatkan skor 25 setelah
diakukan perawatan selama 21 kali skor akhirnya 42 menandakan terdapat
penurunan setelah dilakukan perawatan luka. Perawatan luka hari pertama pasien 5
didapatkan skor 44 setelah diakukan perawatan selama 2 kali skor akhirnya 35
menandakan terdapat perubahan setelah dilakukan perawatan luka. Hasil penelitian
menunjukkan adanya perbedaan rerata selisih skor perkembangan perbaikan
penyembuhan luka yang signifikan. Perawatan luka modern sangat berpengaruh
untuk mempercepat fase penyembuhan luka ulkus diabetik. Petugas kesehatan yang
melakukan perawatan luka harus lebih memahami dan mengetahui konsep
perawatan luka dengan tekhnik modern tepat guna. Hasil penelitian ini akan
dipublikasikan dalam bentuk buku dan HKi.
Kata kunci: perawatan luka modern, fase penyembuhan luka, ulkus diabetik
Metadata
Unduh File

File tidak dapat diakses secara publik pada saat ini.
Sitasi & Ekspor
Format Sitasi