Laporan
ANALISIS PERAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN KOLAKA
Muhdar, S.ST., M.Kes
Rosmiati, SKM, M.Kes
Dr. Grace Tedy Tulak, S.Kep, Ns.,M.Kep
Resqi Wahyu Susanti, S.Kep, Ns., M.Kep
Ekawati Saputri S.Kep., Ns., M.Kep
Abstrak
ABSTRAK
Latar Belakang : Masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini adalah
kejadian stunting. Stunting dapat dicegah dengan berbagai tindakan yang dapat
dilakukan oleh petugas kesehatan. Mengingat petugas kesehatan terutama di
puskesmas merupakan ujung tombak yang paling berperan dalam mencegah
stunting pada balita. Tujuan : Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran petugas
kesehatan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kolaka dalam upaya mencegah
stunting. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian survei deskriptif yang dilakukan pada petugas kesehatan yang
memberikan pelayanan pada balita dengan memberikan kuesioner pertanyaan
tertutup dan terbuka. Hasil : Penelitian ini menunjukkan 66,7% petugas kesehatan
belum mengikuti pelatihan pencegahan stunting, 60% petugas merencanakan
melakukan inovasi, 66,7% belum melakukan inovasi, 100% mengetahui penyebab
stunting, 93,3% melakukan kerja sama, dan 80% mengalami hambatan dalam upaya
pencegahan stunting. Inovasi yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan
diantanya membentuk TIM Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi) dan KIPG (Kelas Ibu
Pintar Gizi) sedangkan hambatan yang dialami dalam pelaksanaan peran petugas
kesehatan adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang stunting, sulitnya
mengubah perilaku masyarakat akan pentingnya gizi, kurangnya alat yang akurat
dalam pengukuran balita, dan kurangnya petugas kesehatan (petugas gizi) yang
memberikan pelayanan. Kesimpulan : peran petugas kesehatan dalam pencegahan
stunting di Kabupaten Kolaka cukup baik jika ditunjang dengan pelatihan
pencegahan stunting dan alat yang menunjang sehingga direkomendasikan untuk
mencegah stunting diperlukan pelatihan dan alat yang memadai.
Kata Kunci: Stunting, Petugas Kesehatan, Gizi Balita
Latar Belakang : Masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini adalah
kejadian stunting. Stunting dapat dicegah dengan berbagai tindakan yang dapat
dilakukan oleh petugas kesehatan. Mengingat petugas kesehatan terutama di
puskesmas merupakan ujung tombak yang paling berperan dalam mencegah
stunting pada balita. Tujuan : Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran petugas
kesehatan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kolaka dalam upaya mencegah
stunting. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian survei deskriptif yang dilakukan pada petugas kesehatan yang
memberikan pelayanan pada balita dengan memberikan kuesioner pertanyaan
tertutup dan terbuka. Hasil : Penelitian ini menunjukkan 66,7% petugas kesehatan
belum mengikuti pelatihan pencegahan stunting, 60% petugas merencanakan
melakukan inovasi, 66,7% belum melakukan inovasi, 100% mengetahui penyebab
stunting, 93,3% melakukan kerja sama, dan 80% mengalami hambatan dalam upaya
pencegahan stunting. Inovasi yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan
diantanya membentuk TIM Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi) dan KIPG (Kelas Ibu
Pintar Gizi) sedangkan hambatan yang dialami dalam pelaksanaan peran petugas
kesehatan adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang stunting, sulitnya
mengubah perilaku masyarakat akan pentingnya gizi, kurangnya alat yang akurat
dalam pengukuran balita, dan kurangnya petugas kesehatan (petugas gizi) yang
memberikan pelayanan. Kesimpulan : peran petugas kesehatan dalam pencegahan
stunting di Kabupaten Kolaka cukup baik jika ditunjang dengan pelatihan
pencegahan stunting dan alat yang menunjang sehingga direkomendasikan untuk
mencegah stunting diperlukan pelatihan dan alat yang memadai.
Kata Kunci: Stunting, Petugas Kesehatan, Gizi Balita
Metadata
| Tahun | 2020 |
|---|---|
| Fakultas | Fakultas Sains dan Teknologi |
| Program Studi | D3 Keperawatan |
| Status Akses | Open Access |
| URI | https://repository.usn.ac.id/detail.php?id=6 |