Laporan
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG STUNTING TERHADAP PENGETAHUAN PADA PASANGAN USIA SUBUR, IBU HAMIL DAN IBU BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KECAMATAN POLINGGONA
Rosmiati, S.KM., M.Kes
Muhdar, S.ST., M.Kes
Dr. Grace Tedy Tulak S.Kep, Ns., M.Kep
Ekawati Saputri S.Kep., Ns., M.Kep
Risqi Wahyu Susanti, S.Kep.,Ns., M.Kep
Abstrak
ABSTRAK
Stunting merupakan kondisi tinggi balita yang tidak sesuai dengan usianya akibat dari
masalah gizi kronik yang dialami saat ibu hamil maupun kurangnya asupan gizi pada masa
balita. Jumlah balita stunting di Kabupaten Kolaka tahun 2019 adalah 113 orang serta
daerah lokus target penurunan stunting tahun 2018-2019. Jumlah tertinggi kedua balita
stunting berada di Kecamatan Polinggona yaitu sebanyak 18 orang. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang stunting untuk meningkatkan
pengetahuan pada pasangan usia subur, ibu hamil, dan ibu balita di wilayah kerja
Puskesmas Polinggona. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen.
Jumlah sampel penelitian ini adalah 62 orang yang diperoleh melalui teknik accidental
sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan
terhadap peningkatan pengetahuan tentang stunting pada pasangan usia subur, ibu hamil
dan ibu balita (p = 0,035). Hal ini dapat dikatakan bahwa penyampaian informasi secara
lisan dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting.
Kata Kunci : Penyuluhan kesehatan, Pengetahuan, Stunting
Stunting merupakan kondisi tinggi balita yang tidak sesuai dengan usianya akibat dari
masalah gizi kronik yang dialami saat ibu hamil maupun kurangnya asupan gizi pada masa
balita. Jumlah balita stunting di Kabupaten Kolaka tahun 2019 adalah 113 orang serta
daerah lokus target penurunan stunting tahun 2018-2019. Jumlah tertinggi kedua balita
stunting berada di Kecamatan Polinggona yaitu sebanyak 18 orang. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang stunting untuk meningkatkan
pengetahuan pada pasangan usia subur, ibu hamil, dan ibu balita di wilayah kerja
Puskesmas Polinggona. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen.
Jumlah sampel penelitian ini adalah 62 orang yang diperoleh melalui teknik accidental
sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan
terhadap peningkatan pengetahuan tentang stunting pada pasangan usia subur, ibu hamil
dan ibu balita (p = 0,035). Hal ini dapat dikatakan bahwa penyampaian informasi secara
lisan dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting.
Kata Kunci : Penyuluhan kesehatan, Pengetahuan, Stunting
Metadata
| Tahun | 2019 |
|---|---|
| Status Akses | Open Access |
| URI | https://repository.usn.ac.id/detail.php?id=7 |